SEMINAR UNIVERSITAS GUNADARMA



Pengalaman saya disaat saya menikuti seminar di Universitas Gunadarma.

Seminar 1
Creative Heroes “Be A Hero With Your Creative Idea”

 
          Di blog kali ini saya akan menceritakan apa saja yang saya dapat pada saat mengikuti seminar Creative Heroes “Be A Heroes With Your Creative Idea” . Seminar yang di laksanakan di Kampus D Universitas Gunadarma itupun mulai pada pukul 13:00. Pada saat acara di mulai terdapat 2 narasumber/pembicara yaitu  1 pria dan 1 wanita. Narasumber/pembicara yang pertama adalah Reza Mustar.

Reza Mustar yang biasa disebut Azer merupakan seorang  kartunis muda yang kini aktif menampilkan karya-karyanya di media sosial Instagram, Twitter, dan Facebook. Karya-karya milik Azer pun telah menarik perhatian banyak perusahaan atau korporat, periklanan dan media untuk bekerja sama menggunakan karya-karyanya. Cowok lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini juga punya rencana untuk membangun studio komik miliknya sendiri dalam beberapa waktu kedepan. Beliau selalu memiliki pena untuk menggambar ditangannya. Komikazer Ilustrasinya merupakan kombinasi antara humor muda dewasa dan kesadaran diri bangsa Indonesia. Beliau selalu menggunakan bahasa gaul perkotaan jaman sekarang dalam kehidupan sehari-hari menjadi kehidupan modern. Beliau menggunakan media sosial untuk memperkenalkan karya-karyanya, salah satu media sosial yang di gunakan yaitu Instagram. Terdapat 75.000 followers di Instagram beliau.
Reza Mustar juga salah satu pencipta Ilustrasi komik di jalur bus Trasnjakarta. Dan salah satu alasan beliau menggunakan media sosial sebagai sarana memperkenalkan karyanya karena media sosial mempunyai ruang lingkup yang luas, karena menurut beliau karya seni membawa pengaruh baik bagi masyarakat.

Setelah Reza Mustar menceritakan tentang dirinya dan karya-karyanya. Lalu selanjutnya yaitu Marchella F.P. Saat Marchella F.P adalah sosok wanita yang sangat cantik dan juga pintar.

Marchellla F.P. dengan karyanya “Generasi 90’an”. Beliau menceritakan alasan mengapa beliau membuat buku dengan nama “Generasi 90’an”, alasannya karena “aku selalu membayangkan kalau suatu saat nanti bisa menulis buku dan buku itu berguna dan bias membuat orang lain bahagia”. Beliau berfikir hampir setiap orang bisa berbahagia dengan bernostalgia.
Dalam buku yang berjudul “Generasi 90’an” ini merangkum kenangan-kenangan pada masa 90’an. Termasuk diantaranya  yaitu seperti tontonan, jajanan, mode, musik,     mitos dan yang lagi ngetren pada saat itu. Beliau mengatakan bahwa sebuah senyuman sudah jadi jaminan membuka generasi 90’an. Dan beliau berkata “Passion aja tidak cukup, kamu harus bisa bikin karya kreatif di era digital seperti ini”. Dalam pembahasan generasi 90’an beliau memberikan tips-tips bisnis dalam industry kreatif di Indonesia yaitu:

·        Paham apa itu Passion
·        Mempunyai sikap Fleksibel
·        Memanfaatkan teknologi dengan baik
·        Siap untuk gagal
·        Sistem manajemen yang baik





Seminar 2
Seminar Rise Your Technopreneur Dream’s


Pada seminar yang kedua ini yaitu “IT FESTIVAL 2016” yang diselenggarakan oleh FTI pada hari Selasa tanggal 19 April 2016. Terdapat 3 orang pembicara diantaranya :

1. Jonathan Christian Susanto ( Asean Preneurs Indonesia, Founder @InspiratorFreak, Mentor Young On Top Campus Ambasador, Friends Campus Ambassador of Merry Riana)
2. Tommy Herdiansyah ( Founder of Code Margonda, CEO PT. Tosha Komunikasi Indonesi )
3. Pinta Ginting ( Head of Intellligent Security Solution PT. Nusantara Compnet Integrator )

Yang pertama saya akan menjelaskan tentang narasumber yang pertama yaitu Jonathan Christian Susanto:
         
          Jonathan Christian Susanto akan membahas bagaimana cara agar seorang mahasiswa mampu menjadi seorang Technopreneur yang baik dan benar. Beliau berkata bahwa “Terdapat suatu kesempatan yang sangat besar dan sangat memumpuni untuk seorang mahasiswa yang mempunyai jurusan Teknik Infornatika untuk dapat menjadi seorang raja baru, namun tidak hanya di Indonesia melainkan di dunia”. Menurut data yang tersedia pada Januari 2016 sudah setengah penduduk di dunia yang menggunakan internet, dari sekitar 7,5 Miliar penduduk di dunia, sekitar 3.5 Miliar penduduk di dunia yang telah menggunakan internet serta sejak tahun 2015 pertumbuhan pengguna internet naik sebesar 10% per tahunnya. Pada tahun ini MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) akan diberlakukan sehingga menyebabkan banyaknya perusahaan di Asean yang akan memilah Indonesia untuk membangun perusahaan, sedangkan dengan jumlah mahasiswa yang banyak, tidak seluruh mahasiswa yang  mengerti apa itu MEA. Kita sebagai mahasiswa tidak dapat mengerti akan hadirnya MEA, maka masyarakat Indonesia hanya kana menjadi konsumen di negaranya sendiri, dan akan terus menggunakan produk import.Beliau juga berkata bahwa, suatu perusahaan tidak akan berkembang jika hanya mengerjakannya seorang diri, maka sebuah perusahaan harus mempunyai tim yang baik dan hebat.
Pembahasan berikutnya tetntang e–commerce, data dari The Wall Street Journal menunjukan bahwa Indonesia memiliki jumlah pembelanjaan online sebesar 100 miliar dollar dengan presentase 0,1 %,  dengan data tesebut bias di perkirakan berapa banyak uang yang dihasilkan dari situs digital. Hal ini menyebabkan pemerintah membuat 1000 star up sampai dengan tahun 2020, dan berharap ada 2 – 3 perusahaan star up yang berkembang besar (Unicorn).

Narasumber yang selanjutnya adalah Tommy Herdiansyah:

          Tommy Herdiansyah selaku narasumber kedua akan membahas tentang starup yang berkembang saat ini, contohnya Code Margonda. Code Margonda adalah sebauh wadah untuk mahasiswa untuk bekerja. Jaman sekarang semua orang sudah menggunakan yang namanya internet dan sudah menjadi kebutuhan primer. Rata-rata pengguna internet menggunakan mobile, sehingga sekarang ini banyak bermunculan mobile app. Jojonomic.com merupakan starup berbisnis industri yang digunakan untuk membantu perusahaan mencatat dan mengelola keuangan.
Menurut data yabterse di usia Pengguna Internet di Indonesia 49% berada di usia 18-25 tahun, 33,8% usia 26-35 tahun, 14,6% 36-45 tahun, 2,4% usia 46-55 tahun, 0,2% 55-65 tahun. Dan sebagian besar pengguna internet adalah pelajar.

Dan tibalah pada narasumber yang terakhir yaitu Pinta Ginting:

          Pinta Ginting merupakan kepala intellligent security solution PT. Nusantara Compnet Integrator. Perusahaan yang telah berdiri selama tujuh belas tahun terakhir. Perusahaan ini juga memberikan solusi dan layanan inovatif kepada pelanggan. Dalam hal keuangan, perusahaan telah dikalikan dengan pesat dari awal yang sederhana. Sampai sekarang, Compnet telah tumbuh menjadi sekelompok usaha yang terdiri dari perusahaan afiliasi yang beroperasi secara sinergis dan pesat.

Komentar

Postingan Populer